Cinta dan Kasih Sayang yang Canggung

  sebuah catatan kecil untuk Darling -teman-teman terbaik saya

Sebuah pembuka yang canggung untuk mengucapkan selamat ulang tahun.

Sepertinya kita ber-6 tidak memiliki cukup pengalaman hidup untuk merayakan sebuah ulang tahun, sepertinya kita ber-6 sama-sama tidak dibesarkan dalam lingkungan yang merasa wajib untuk mensyukuri umur di hari ulang tahun dengan merayakan sebagaimana orang-orang lain merayakan, sepertinya dari kita ber-6 saya paling tidak mempunyai pengalaman hidup seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Saya punya sedikit cerita buat kalian, ada tulisan bagus mengenai ulang tahun, isinya seperti ini: kata penulisnya kebanyakan orang salah kaprah sebab merayakan ulang tahun ketika usianya berkurang, yang semestinya menjadi momentum untuk meratapi betapa semakin dekatnya dia dengan ajal, dan sebenarnya mencapai usia tertentu itu bukanlah sebuah prestasi, lalu buat apa dirayakan?

Maka apa yang pantas dirayakan? yang pantas dirayakan adalah usia pertemanan , karena dalam pertemanan kita senantiasa menuangkan pikiran, waktu, perasaan yang berbeda-beda untuk bisa saling bersama, hal paling sederhana adalah kumpul bersama. Di dalam usia pertemanan ada momentum usia(ulang tahun) orang yang saling bertautan dalam lingkungan pertemanan itu.

Namun, apabila kita tidak memiliki kebiasaan atau kecanggungan atau tidak memiliki keberanian mengungkapkan, atau tidak merayakan ulang tahun teman sebagaimana kebanyakan orang rayakan, tentu kita pasti punya cara masing-masing , tentu dalam ranah dan kebiasaan masing-masing. Orang yang tidak melakukan hal yang biasa dilakukan orang lain belum tentu tidak tahu tentang hal tersebut, begitu juga ketika tidak melakukan sebagaimana orang lain lakukan di hari ulang tahun teman, tidak selalu dapat diartikan dengan ketidaktahuan orang tersebut terhadap hari/tanggal ulang tahun temannya.

Saya lahir dan dibesarkan pada lingkungan yang tidak terbiasa mengungkapkan rasa sayang secara langsung kepada orang yang amat dekat, lalu, dengan komunikasi dan bahasa yang amat berbeda, saya hanya bisa mengungkapkan secara canggung cinta dan kasih sayang yang tak terbantahkan kepada kalian semua.

Dengan cara kita masing-masing, dan bertepatan dengan hari yang membahagiakan dari salah satu bagian kita, maka saya ucapkan dengan canggung dan malu-malu: Selamat Ulang Tahun Injid. Jangan kamu tanyakan doa apa yang saya ucapkan, tanpa perlu menunggu ulang tahun, ungkapan baik dalam doa selalu saya sematkan untuk kalian orang yang menyayangi saya.

Lalu, tulisan ini memang saya peruntukan kepada kalian orang-orang yang saya sayangi dan cintai, dan nantinya pada hari yang membahagiakan kalian(ulang tahun), hanya tulisan ini yang mampu saya berikan(lagi) sebagai pengingat bahwa rasa sayang dan cintaku memang canggung.

Selamat malam, selamat beristirahat, Darling!